You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260812 WA0110
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Warga Pluit Diberi Pelatihan Gratis Meracik Kopi

Sebanyak 50 warga mengikuti Pelatihan Pengolahan Kopi dan Keterampilan Barista yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Pelatihan gratis ini bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kedai kopi yang inklusif, ramah difabel, dan berkelanjutan.

"Pangsa pasar penikmat kopi yang sangat luas"

Lurah Pluit Achmad Faizal mengatakan, pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kelurahan Pluit dengan PT PLN Nusantara Power melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).

75 Peserta Ikuti Bimtek Pelatihan Barista Parekraf Jakbar

"Kami melihat potensi besar di wilayah Pluit yang kini menjadi salah satu pusat kedai kopi di Jakarta Utara. Jika Jakarta Selatan punya Tebet, maka Jakarta Utara punya Pluit dengan pangsa pasar penikmat kopi yang sangat luas," ujarnya, Rabu (12/8).

Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan membuka peluang usaha, tetapi juga membawa misi sosial melalui pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), pengelola RPTRA, kader Dasawisma, anggota PKK, hingga warga setempat.

"Semoga pelatihan ini dapat mendorong kemandirian ekonomi warga sehingga ke depan mampu mengelola unit usaha kopi secara mandiri maupun berkelompok," harapnya.

Instruktur pelatihan sekaligus pemilik Kopi Bercanda, Milo Nicolaas memaparkan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar pembuatan espresso menggunakan mesin rumahan hingga pengenalan karakteristik biji kopi.

Ia menuturkan, selain penggunaan peralatan, kualitas kopi juga sangat ditentukan oleh pemilihan biji kopi dan tingkat penyangraiannya atau roasting.

"Kami mengenalkan penggunaan mesin espresso yang mumpuni untuk membuat kopi berkualitas kafe di rumah, termasuk teknik steaming susu untuk pembuatan hot latte," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Mansur (50) mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut karena materi yang diberikan cukup aplikatif bagi masyarakat yang ingin memulai usaha mikro.

"Ini pengalaman pertama saya belajar meracik kopi secara profesional. Ternyata, kuncinya ada pada pemilihan jenis kopi yang tepat," bebernya.

Mansur menambahkan, keterampilan yang diperoleh tidak hanya dapat diterapkan sebagai hobi di rumah, tetapi juga menjadi bekal untuk membuka usaha kecil guna menambah penghasilan keluarga.

"Semoga pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari peningkatan keterampilan ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3288 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2911 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1676 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1498 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1314 personFolmer